Petrichor; Aroma Hujan

tumblr_ns75uy97NS1raufrxo6_1280Kadang-kadang, orang bisa merasakan wewangian, seperti wangi rumput segar yang baru dipotong, setelah hujan. Apa yang menyebabkan wangi setelah hujan?

Petrichor ini berasal dari kata Petra yang berarti batu dan Ichor yang diartikan sebagai cairan yang mengalir di pembuluh darah para dewa dalam mitologi Yunani.  Petrichor adalah suatu zat atau senyawa yang dikeluarkan oleh bebatuan dan tanah, kadang disebutkan sebagai “dust after rain“. Senyawa Petrichor ini sudah ada namanya dalam senyawa kimia 2-decanone.

Sedangkan menurut sepasang peneliti dari Australia, Bear dan RG Thomas, dalam jurnal ilmiahnya yang berjudul “Nature” pada tahun 1964 mengemukakan bahwa Petrichor adalah minyak yang dikeluarkan oleh beberapa jenis tanaman tertentu pada saat kering kemudian diserap oleh tanah dan bebatuan pada saat basah. Pada saat hujan turun, air membuat tanah dan bebatuan melepaskan minyak tersebut dan membaur dengan aroma/senyawa Geosmin yang merupakan aroma khas tanah sehingga menciptakan aroma baru yang disebut sebagai “Bau Hujan”

Ada beberapa hal yang bisa menyebabakan aroma hujan. Hal yang umum adalah uap minyak yang dikeluarkan oleh tanaman, bakteri, dan bahan kimia. Bakteri yang menyebabkan aroma hujan adalah Actinomycetes, sebuah bakteri berserabut yang hidup di tanah yang lembap dan hangat dan dapat dijumpai di berbagai negara di seluruh dunia. Ketika tanah mengering, bakteri menghasilkan spora. Ketika hujan, air yang menetes ke tanah membuat spora itu terangkat ke udara dan terhirup oleh manusia. Karena spora itu memiliki wangi yang khas, manusia yang menghirupnya pun merasakan aroma. Aroma yang dihasilkan bakteri ini akan sangat terasa ketika hujan diikuti oleh kondisi terik.

Aroma yang serupa dihasilkan oleh uap minyak yang dikeluarkan tanaman. Minyak dari tanaman itu menempel di tanah dan batu. Air hujan bereaksi dengan minyak tersebut sehingga terbawa ke udara dalam bentuk gas dan tercium oleh manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s