“…..”

Jika aku mau, aku sudah angkat kaki dari dulu. Jika aku mau, dulu aku tak akan pernah memilihmu. Jangan membuatku menjadi perempuan yang menyedihkan tuan. Tak cukupkah semua yang telah ku lakukan? Perjuanganku, usahaku, peduliku, kau anggap sebelah mata. Lalu, mengapa kau selalu saja mengundang masalah? Jika kau ingin mengujiku dengan masalah masalah yang kau hadirkan secara sengaja, aku menyerah tuan. Aku juga punya hati. Aku perempuan, dan aku ingin bahagia. Sudah banyak hal-hal yang ku lalui demi dapat bersama denganmu, membahagiakanmu, memperjuangkanmu. Tangis selalu mewarnai. Tapi tak pernah meruntuhkan hatiku yang kokoh ini.

Dan sekarang perempuan yang rapuh ini sudah tak tahu lagi. Segala daya upaya telah habis, dan sekarang dia menangis.1004036_522838277782301_1336515932_n

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s